Ya, Anda mungkin sudah mendengar bahwa marketing afiliasi dapat memberikan penghasilan yang layak. Sebelum terjun ke dalamnya, pertama-tama Anda perlu membangun nama yang akan dipercayai oleh orang-orang.

Berikut ini terdapat lima cara untuk mengembangkan merek Anda sehingga Anda dapat menjadi merek yang menjadi incaran program-program afiliasi untuk diajak bekerja sama.

Kuasai Domain

Sebagai permulaan, identifikasi domain atau keahlian yang ingin Anda tunjukkan. Pikirkan dengan matang mengenai hal tersebut, karena Anda perlu meluangkan waktu Anda untuk bidang yang Anda pilih. Karenanya, pilih subjek yang paling Anda nikmati atau yang Anda gemari.

Jika pasar yang ingin Anda spesialisasikan sangat luas, misalnya hewan peliharaan atau olahraga, coba persempit bidang tersebut menjadi sub-kategori yang lebih kecil. Contohnya, berfokus pada anjing dan reptil peliharaan, atau sepak bola dan tenis. Cara ini akan memudahkan Anda saat memperdalam pengetahuan Anda terkait subjek tersebut. Anda juga kemungkinan akan lebih mudah menonjol jika bidangnya lebih kecil.

Selain itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperbarui ilmu Anda ketika Anda melacak segmen pasar yang lebih khusus. Hal ini berarti Anda dapat menanggapi perkembangan terkini dengan lebih cepat dan menghasilkan konten yang lebih baik.

Perhatian

Mungkin ada beberapa aturan di beberapa negara yang mengatur tentang pemasaran dan periklanan produk pada kategori tertentu, seperti misalnya produk kesehatan. Contohnya saja di Malaysia melarang mengiklankan produk media terdaftar tanpa persetujuan Kementerian Kesehatan. Karenanya, berikan perhatian yang lebih teliti ketika memilih program afiliasi atau ketika mendiskusikan topik terkait hal ini.

Membangun Eksistensi online Anda

Setelah Anda memutuskan apa yang akan Anda kuasai, selanjutnya Anda membutuhkan sebuah platform untuk memamerkan keahlian Anda.

Memiliki blog atau situs web pribadi biasanya merupakan cara terbaik, karena platform ini memberikan Anda lebih banyak fleksibilitas. Anda dapat memposting di media yang Anda pilih dan menandai konten Anda dengan link afiliasi.

Perluas juga jangkauan Anda, dengan menggunakan media sosial seperti YouTube, Twitter, LinkedIn, Instagram dan Facebook.

Pikirkan mengenai jenis media terbaik yang dapat memamerkan produk dan jasa yang sedang Anda pasarkan. Hal ini juga dapat bergantung pada format yang Anda gunakan dalam membicarakan produk Anda.

Misalnya saja, Jika Anda berafiliasi dengan Forex4you, Anda dapat memberikan kiat-kiat harian mengenai trading saham melalui Twitter. Situs microblogging ini merupakan platform ideal yang memungkinkan Anda untuk memberikan informasi cepat dan ringkas. Tweet Anda juga dapat berisikan link afiliasi maupun link yang mengarahkan pengikut Anda ke blog Anda untuk diskusi yang lebih mendetail.

Perhatikan

Jika Anda berencana untuk mengurus situs web Anda sendiri, ingatlah kemungkinan kendala yang mungkin akan dialami ketika eksistensi online Anda terus bertumbuh. Pilihlah perangkat pengelola situs yang dapat membantu Anda mengurus konten Anda secara efisien. Sebuah jasa hosting yang fleksible memungkinkan Anda "scale-up" saat konten Anda menarik lebih banyak traffic online.

Berfokus pada Konten yang Bagus

Untuk dapat menarik perhatian, buatlah konten yang menarik dan menawan bagi target audience Anda.

Hal ini berarti Anda harus memproduksi konten yang berkualitas, konsisten dan masuk akal. Unggahlah konten secara teratur, sehingga penonton Anda tahu kapan mereka akan mendapatkan konten baru lainnya.

Konten-konten ini haruslah up-to-date alias terkini, dan dapat menunjukkan nilai sesungguhnya dari produk-produk dan jasa-jasa dari rekanan afiliasi Anda. Yang terpenting adalah keaslian. Tidak akan ada yang percaya promosi penjualan yang tidak autentik.

Anda juga dapat meningkatkan traffic dengan "menempelkan" topik yang sedang tren yang berhubungan dengan domain Anda. Lacak perkembangan pasar terkini dan masukkan tagar, sehingga konten Anda akan muncul saat orang mencari dengan kata kunci tersebut.

Perhatikan

Jika Anda tidak memiliki feedback atau masukan mengenai konten Anda, Anda mungkin saja malah memproduksi materi yang tidak menguntungkan. Oleh karenanya, amati keefektifan postingan Anda dan terus tingkatkan kualitas konten Anda untuk tetap menarik minat penonton.

Kemukakan Pendapat Anda

Semua ilmu yang Anda miliki akan menjadi sia-sia jika orang tidak mengetahui eksistensi Anda. Karenanya, cari cara untuk menyuarakan diri Anda dan buat diri Anda terkenal.

Lakukanlah sesi AMA (Ask Me Anything/Tanya saya) untuk membantu target audience Anda mengerti bidang keahlian atau domain Anda. Tawarkan juga hadiah (giveaway) untuk menumbuhkan minat atau kesadaran mengenai Anda dan merek Anda.

Anda juga dapat berkolaborasi dengan para ahli di bidang lain dan membuat video tutorial atau podcast untuk mendiskusikan isu yang sedang tren di pasar yang Anda kuasai.

Anda juga dapat meningkatkan eksistensi Anda melalui berbagai platform sosial media, termasuk di dalamnya adalah kanal baru seperti Clubhouse dan Space dari Twitter.

Perhatikan

Jika Anda berencana menyelenggarakan sesi siaran langsung, ingatlah bahwa apa yang Anda katakan saat itu akan terus terekam secara online. Bicaralah ketika Anda benar-benar yakin dan tidak akan menyesali perkataan Anda.

Libatkan Audience dan Relasi Anda

Tidak ada yang benar-benar menikmati berbicara dengan tembok, maka buatlah waktu untuk berinteraksi dengan audience Anda. Mulailah percakapan mengenai topik yang sedang tren yang berkaitan dengan domain Anda dan balaslah komentar-komentar yang ditujukan kepada Anda.

Anda juga dapat menumbuhkan merek Anda dengan memelihara hubungan dan berinteraksi dengan influencer lain.

Pikirkan hal ini sebagai cara untuk bertukar gagasan, di mana Anda dapat belajar dari para ahli yang lain dalam bidang Anda dan meningkatkan wawasan Anda.

Pengikut dari para influencer yang Anda ajak berdiskusi mungkin saja mengapresiasi Anda dalam memberikan pandangan Anda mengenai materi diskusi tersebut dan mungkin menjadi audience Anda juga.

Perhatikan

Anda harus menerima semua masukan, baik maupun buruk. Oleh karena itu, bersiaplah untuk menerima kritikan—termasuk kritikan kasar, setelah Anda berhasil menunjukkan eksistensi Anda.

Artikel terkait