Menggunakan Aplikasi MT4 di Tablet Android (Bagian 2)

Transkrip Video

Jika kita kembali ke jendela chart/grafik dan memilih tombol “New Order” di bagian pojok kanan atas, kita akan dibawa ke layar trading yang muncul dengan nama pasangan mata uang di bagian atasnya. Di bawah tulisan pasangan mata uang tersebut, terdapat execution type/jenis eksekusi dan ukuran volume. Agar dapat memasukkan trade, silakan pilih jenis perintah /order yang akan Anda trading-kan.
  1. Instant Execution/Eksekusi instan : perintah buy atau sell yang dieksekusi pada harga pasar.
  2. Buy Limit: Sebuah perintah tertunda untuk mengeksekusi suatu posisi buy dengan entry price di bawah harga pasar saat ini.
  3. Buy Stop: Sebuah perintah tertunda untuk mengeksekusi posisi buy dengan entry price di atas harga pasar saat ini.
  4. Sell Stop: Sebuah perintah tertunda untuk mengeksekusi posisi sell dengan entry price di bawah harga pasar saat ini.
  5. Sell Limit: Sebuah perintah tertunda untuk mengeksekusi posisi sell dengan entry price di atas harga pasar saat ini.
Setelah Anda memilih jenis order, silakan pilih volume order yang ingin Anda tempatkan pada area di bawahnya. Keyboard popup akan muncul secara otomatis saat Anda mengetik pada bagian volume.

Sebelum menempatkan sebuah posisi trade, pastikan Anda memperhatikan area di bawah bagian Volume Size. Dari atas ke bawah, Anda dapat melihat “Price”, “Stop Loss”, “Take Profit”, dan “Expiration” yang berkaitan dengan perintah tertunda atau pending order. Sedangkan yang berkaitan dengan eksekusi instan, Anda dapat melihat “Stop Loss”, “Take Profit”, dan “Deviation”. Bagian “Price” merupakan harga yang ingin Anda tempatkan untuk mengeksekusi pending order Anda. Harga ini merupakan entry price Anda. Mohon diingat bahwa harga yang Anda masukkan dapat berada di atas atau di bawah titik harga bergantung pada jenis pending order yang Anda pilih. Jika Anda mengetuk pada bagian “Price”, sebuah keyboard popup akan muncul sehingga Anda dapat memasukkan harga secara manual yang akan Anda gunakan untuk mengeksekusi order Anda.

Cara yang sama juga diterapkan pada bagian “Stop Loss” dan juga “Take Profit”. Cukup klik pada bagian yang ingin diubah, maka keyboard popup akan muncul. Untuk menaikkan atau menurunkan harga per-pip, ketuk pada tombol “+” atau “-“.

Anda juga dapat menerapkan “Expiration” atau kedaluarsa untuk pending order mana pun yang Anda tempatkan. Anda dapat melakukannya dengan cara mengklik bagian “Expiration” kemudian gunakan empat kolom yang muncul untuk mengatur tanggal dengan benar. Setelah semua parameter diatur dengan benar, klik tombol “Place” maka order Anda akan ditempatkan.

Jika Anda memasukkan perintah “Instan Executions” atau eksekusi instan dan bukan “Pending Order”, berarti Anda memasukkan perintah yang akan dieksekusi pada harga pasar. Dalam kasus ini, Anda tidak akan bisa melihat bagian “Price” (karena entry price Anda merupakan harga spot/aktual), namun Anda tetap dapat melihat “Stop Loss” dan “Take Profit”. Keduanya berfungsi sama dengan ketika Anda memasukkan pending order. Cukup klik area yang ingin Anda pilih dan masukkan stop loss serta take profit Anda secara manual. Bagian “Deviation” memungkinkan Anda untuk memasukkan selisih maksimal pada trade Anda. Sama dengan yang lainnya, cukup klik pada bagian yang ingin Anda ubah kemudian atur berapa pips yang ingin Anda gunakan sebagai angka deviasi dari harga yang Anda pilih (sejalan atau berlawanan dengan Anda) sebelum perintah Anda tidak tereksekusi sepenuhnya.

Pada bagian bawah dari jendela ini, Anda akan melihat tombol merah bertuliskan “Sell” dan tombol biru bertuliskan “Buy”. Jika Anda mengklik salah satu dari kedua tombol ini, order Anda akan dieksekusi. Kemudian Anda akan dapat melihat informasi rinci mengenai posisi tersebut dari jendela popup yang muncul di bagian atas halaman, beserta entry price Anda.